Apa itu saham ?

Saham merupakan bukti kepemilikan sebuah perusahaan. Membeli saham sama dengan membeli bagian dari perusahaan walaupun 0,00001%. Saham juga salah satu instrumen investasi yang sedang hype pada masa pandemi terbukti dengan meningkatnya investor ritel secara signifikan mengutip dari republika https://www.republika.co.id/berita/qxg8b4349/kenaikan-investor-ritel-dan-startup-dorong-kinerja-pasar
Dewan Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan jumlah investor ritel tembus 5,82 juta per Juli 2021, naik 50 persen dibandingkan dengan posisi Desember 2020 yang sebanyak 3,88 juta investor.
Dasar yang harus kita pelajari saat berinvestasi atau trading saham seperti belajar analisa teknikal dan membaca laporan keuangan suatu perusahaan. Namun diluar itu banyak hal yang tidak disadari investor ritel bahwa sebenarnya harga saham digerakan oleh trader big fund yang sering disebut sebagai bandar. Banyak teori seperti bandarmology, buy on rumour & sell on news, broker YP, CC, dan MG sebagai bandar, saham gorengan.
Apa saja yang termasuk saham gorengan?
Saham gorengan adalah saham yang dikelola oleh beberapa oknum agar harganya melambung tinggi. Oknum ini adalah orang-orang kaya yang biasanya ingin mencari keuntungan besar dari ritel. Mereka sengaja membeli saham suatu perusahaan dalam jumlah besar untuk menaikkan harganya
Biasanya trader ritel dengan modal minim yang ingin cepat kaya senang sekali dengan saham gorengan dengan asumsi tiap bulan bisa mendapatkan floating profit dari 25% sd 80%. Memang benar saham itu bikin kita cepat kaya namun cepat miskin pula, intinya jika kalian ingin menekuni ini lebih baik dengan modal minim dulu untuk melatih psikologis kalian

terimakasih ada beberapa quotes bagus untuk sobat milenial yang tertarik dunia investasi “Be fearful when other greedy and be greedy when other fearful”

Leave a comment